Diduga Limbah Catering Cemari Saluran Warga di Cikarang Utara, Warga Desak DLH Bertindak

Kedasih VIII, Mekarmukti, Kec. Cikarang Utara, Kab. Bekasi 17530
Waktu: Rabu, 02 September 2026 – 12:46 s/d 12:51 WIB
CIKARANG UTARA – Warga Perumahan Cikarang Baru, Mekarmukti, mengeluhkan pencemaran saluran drainase yang diduga berasal dari aktivitas usaha catering.
Berdasarkan investigasi lapangan pada Rabu (02/09/2026), ditemukan 4 titik bukti pencemaran di sekitar rumah Blok F1 No. 154, RT.002/RW.08.
Bukti 1 – Sumber Lokasi:
Foto pilar rumah F1 154 dengan alamat resmi Perumahan Cikarang Baru. Di lokasi terdapat toren air merah dan aktivitas yang diduga terkait usaha catering.
Bukti 2 – Dapur Produksi:
Dokumentasi interior dapur dengan lantai keramik putih, rak stainless, dan peralatan catering. Diduga kuat menjadi tempat produksi catering.
Bukti 3 & 4 – Dampak Lingkungan:
Dua titik saluran drainase warga di belakang rumah tampak tersumbat. Air berwarna keruh keputihan berbusa, khas limbah berminyak (lemak) sisa cucian catering. Di titik lain, tumpukan sampah sisa makanan, plastik, dan limbah domestik menggunung di bibir got.
Warga menyebut, bau menyengat muncul terutama siang hari dan aliran air tidak lancar. Saat hujan, dikhawatirkan terjadi banjir dan menjadi sarang penyakit.
Sesuai regulasi, setiap pelaku usaha wajib memiliki IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) dan dilarang membuang limbah berminyak langsung ke saluran umum.
Hingga berita ini ditayangkan, pemilik usaha di F1 154 belum memberikan keterangan. Redaksi telah berupaya menghubungi DLH Kabupaten Bekasi untuk konfirmasi pengawasan.
Tim investigasi akan terus mengawal kasus ini.
